INOVASITeknologi & RekayasaINDIVIDUTahun 2026

Proses Anodize pada Benda Kerja Aluminium

Inovator / Tim: Ni Luh Made Widayantini, S.Si
15 kali dilihat
TAHUN KARYA2026
TIPE KEPEMILIKANINDIVIDU
KATEGORI BIDANGTeknologi & Rekayasa
PROGRES SELESAI100%

TIM INOVATOR & KONTRIBUTOR

Ni Luh Made Widayantini, S.Si

Inisiator / Pembuat

PEMBUAT
Anodizing adalah proses pelapisan permukaan secara elektrolisis yang bertujuan untuk mempertebal lapisan oksida alami pada logam, terutama aluminium dan paduannya. Berbeda dengan elektroplating yang mendepositkan lapisan logam tambahan di atas benda kerja, anodizing justru mengubah permukaan logam itu sendiri menjadi lapisan oksida logam melalui reaksi elektrokimia.

Deskripsi Lengkap Inovasi

Anodizing adalah proses pelapisan permukaan secara elektrolisis yang bertujuan untuk mempertebal lapisan oksida alami pada logam, terutama aluminium dan paduannya. Berbeda dengan elektroplating yang mendepositkan lapisan logam tambahan di atas benda kerja, anodizing justru mengubah permukaan logam itu sendiri menjadi lapisan oksida logam melalui reaksi elektrokimia. Proses ini menjadikan bagian terluar komponen menyatu secara struktural dengan substratnya, sehingga menghasilkan daya rekat yang luar biasa kuat dan tidak rentan terhadap pengelupasan. Secara teknis, benda kerja aluminium ditempatkan sebagai anoda di dalam larutan elektrolit yang umumnya menggunakan asam sulfat dengan pengaturan temperatur yang terkontrol. Ketika arus listrik searah dialirkan, ion oksigen dari larutan bereaksi dengan atom aluminium di permukaan logam untuk membentuk struktur pori-pori mikroskopis dari aluminium oksida. Setelah ketebalan lapisan yang diinginkan tercapai, komponen dapat melalui tahap pewarnaan untuk menyerap pigmen warna ke dalam pori-pori tersebut, yang kemudian ditutup melalui proses penyegelan (sealing) agar permukaannya kedap, padat, dan stabil. Penerapan anodizing sangat krusial di dunia industri karena mampu meningkatkan ketahanan terhadap korosi, memperpanjang usia pakai melalui peningkatan ketahanan aus, serta memberikan kekerasan permukaan yang lebih baik tanpa menambah beban material secara signifikan. Selain fungsi protektifnya yang unggul, teknik ini juga memberikan nilai estetika tinggi berkat kemampuan pori-pori oksidanya dalam mengikat warna secara permanen. Hal ini menjadikan proses anodizing sangat populer dalam industri otomotif, arsitektur, dirgantara, hingga produk konsumsi harian. PROSEDUR KERJA : 1. CHEMICAL PRETREATMENT DEGRASING --> RINSE --> ETCHING --> RINSE --> DESMUTTING --> RINSE --> POLISHING --> RINSE. 2. ANODIZING Larutan elektrolit : Asam Sulfat Suhu operasi : 18 - 22oC Kuat Arus : 2 - 4 A Volt : 12 - 16 V Waktu operasi : Disesuaikan berdasarkan ketebalan lapisan yang diinginkan. 3. FINISHING Perwarnaan --> Rinse --> hot sealing --> rinse **Alur proses dan hasil dapat dilihat pada lampiran foto

GALERI DOKUMENTASI KARYA

Cover Utama
Cover Utama
PRETREATMENT1.png
PRETREATMENT1.png
PRETREATMENT2.png
PRETREATMENT2.png
RANGKAIAN SEL ANODIZE.png
RANGKAIAN SEL ANODIZE.png
FINISHING ANODIZE.png
FINISHING ANODIZE.png
HASIL ANODIZE.png
HASIL ANODIZE.png
TABEL PROSEDUR ANODIZE.png
TABEL PROSEDUR ANODIZE.png
HASIL ANODIZE 2.jpeg
HASIL ANODIZE 2.jpeg