INOVASIRiset & Karya IlmiahTIMTahun 2022
PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG TELUR SEBAGAI ADSORBEN UNTUK MENURUNKAN KONSENTRASI ION NIKEL (Ni2+)
Inovator / Tim: Ni Luh Made Widayantini, S.Si
10 kali dilihat
TAHUN KARYA2022
TIPE KEPEMILIKANTIM
KATEGORI BIDANGRiset & Karya Ilmiah
PROGRES SELESAI100%
TIM INOVATOR & KONTRIBUTOR
Ni Luh Made Widayantini, S.Si
Inisiator / Pembuat
Irfan Rian Maulana
Indah Sri Melani
Afiifah Zalfa Ananda
Andini Oktari Ramdani
Laura Apriliani
Limbah cangkang telur dapat digunakan sebagai adsorben untuk menurunkan konsentrasi ion Ni2+. Ukuran partikel adsorben limbah cangkang telur yang paling efektif untuk menurunkan konsentrasi ion Ni2+ dalam penelitian ini adalah -10/+35 mesh, dengan efekttivitas penurunan 20,34%.
Deskripsi Lengkap Inovasi
Konsumsi telur masyarakat dari aktivitas domestik rumah tangga maupun perdagangan di Kota Pontianak dan sekitarnya, menghasilkan limbah cangkang telur yang tidak dimanfaatkan dan langsung dibuang begitu saja. Setiap cangkang telur memiliki 7000 – 17.000 pori – pori di permukaannya, sehingga diperkirakan dapat menyerap pengotor, kation, maupun bahan organik lainnya sebagai adsorben.
Pemanfaatan adsorben diujikan pada pengolahan limbah cair mengandung logam berat nikel melalui metode adsorpsi. Logam nikel merupakan logam berat berbahaya dengan toksisitas tinggi yang dapat merusak lingkungan, mengganggu kehidupan biota air, dan kesehatan manusia. Kandungan nikel dalam limbah cair dapat berasal dari limbah industri elektroplating maupun pertambangan.
Penelitian telah dilakukan pada bulan Februari – Mei 2022 yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan adsorben dari limbah cangkang telur untuk menurunkan konsentrasi ion nikel (Ni2+). Limbah cangkang telur dikarbonasi pada suhu 300oC-500oC lalu diaktivasi secara fisika pada suhu 110oC, dan untuk memperoleh ukuran yang efektif dalam adsorpsi, adsorben cangkang telur diayak menjadi lima variasi
ukuran, yaitu -10/+35 mesh ; -35/+50 mesh; -50/+60 mesh; -60/+80 mesh; -80 mesh. Berdasarkan hasil penelitian, ukuran adsorben yang paling efektif adalah 10/+35 mesh, mampu menurunkan konsentrasi ion nikel (Ni2+) dari 2.088,6 ppm menjadi 1.663,8 ppm, dengan efektivitas penurunan konsentrasi sebesar 20,34 %.
DOKUMEN TEKNIS & PENDUKUNG INOVASI
ADSORBEN LIMBAH CANGKANG TELUR 2022.pdf
PDF1.9 MB
