INOVASIKewirausahaan & Produk KreatifINDIVIDUTahun 2026
New Formula Liquid HANDSOAP
Inovator / Tim: Ni Luh Made Widayantini, S.Si
11 kali dilihat
TAHUN KARYA2026
TIPE KEPEMILIKANINDIVIDU
KATEGORI BIDANGKewirausahaan & Produk Kreatif
PROGRES SELESAI100%
TIM INOVATOR & KONTRIBUTOR
Ni Luh Made Widayantini, S.Si
Inisiator / Pembuat
Pengembangan formula baru handsoap mengatasi kendala mahalnya bahan baku dan lamanya waktu tunggu pengiriman bahan utama yang tidak tersedia di Pontianak. Melalui riset laboratorium, disusun komposisi alternatif menggunakan bahan lokal yang mudah didapat (ready stock) dan ekonomis. Hasilnya, tercipta produk sabun cuci tangan berkualitas tinggi yang mampu bersaing dengan produk komersial sekaligus menekan biaya produksi secara signifikan.
Deskripsi Lengkap Inovasi
Inovasi dan pengembangan produk liquid handsoap di TeFa Teknik Kimia Industri tidak hanya berfokus pada kualitas akhir produk, tetapi juga mengasah kemampuan problem-solving dalam menghadapi tantangan riil dunia industri, termasuk dinamika rantai pasok dan efisiensi biaya produksi. Perjalanan pengembangan formula baru ini dilatarbelakangi oleh kendala operasional yang signifikan pada formula sebelumnya, di mana tingginya lonjakan harga bahan baku memicu keluhan kepuasan pelanggan sebagai penyedia bahan baku. Selain itu, terdapat hambatan logistik yang krusial karena salah satu bahan baku utamanya tidak tersedia secara lokal di wilayah Pontianak, sehingga harus didatangkan melalui pemesanan daring (online) dengan estimasi waktu tunggu pengiriman yang sangat lama dan berisiko mengganggu keberlanjutan proses pembuatan.
Menanggapi tantangan tersebut, dilakukan riset dan formulasi ulang secara sistematis di laboratorium. Pengelola TeFa merancang komposisi alternatif dengan menyeleksi dan mensubstitusi bahan-bahan kimia yang ketersediaannya melimpah di pasaran lokal Pontianak (ready stock), memiliki harga yang jauh lebih ekonomis, namun tetap mempertahankan standar kualitas yang tinggi. Melalui uji coba laboratorium yang ketat, formula baru ini terbukti mampu menghasilkan sabun cuci tangan dengan performa pembersihan, kestabilan busa, dan kenyamanan di kulit yang tidak kalah saing—bahkan sejajar—dengan produk-produk komersial bermerek yang telah beredar luas di pasaran. Pendekatan ini tidak hanya berhasil menekan biaya operasional secara signifikan, tetapi juga melatih siswa untuk berpikir kreatif, mandiri, dan adaptif dalam mengoptimalkan sumber daya lokal yang tersedia.

