SMK-SMTI Pontianak Kembali Raih Juara Lomba Cipta Karya Teknologi Tepat Guna 2024
SMTIPONTIANAK.SCH.ID, PONTIANAK – Tiap tahunnya SMK-SMTI Pontianak selalu turut berpartisipasi dalam lomba cipta karya Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Pontianak. Di tahun 2024 ini, SMK-SMTI Pontianak kembali meraih juara pada lomba cipta karya Teknologi Tepat Guna (TTG) yang dilaksanakan di SMK-SMTI Pontianak pada 2 Mei 2024. SMK-SMTI Pontianak mengirimkan 3 tim pada tahun ini dan semua meraih juara, diantaranya juara I, harapan I, dan harapan II.
Tim pertama beranggotakan Sahidun, Hamka Wiranata, dan Wahyu Widianto meraih juara I dengan nama karya TTG “Kuo-Kudol (Kumpol Kutip Brondolan)”. Alat Kuo-Kudol ini dibuat untuk membantu petani sawit saat panen. Biasanya proses pemanenan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dilakukan secara manual dengan menggunakan alat egrek dan dodos. Pada saat pemanenan, beberapa brondolan sawit terlepas dari tandannya dan jatuh di sekitar piringan pohon kelapa sawit. Selain itu, kegiatan mengutip brondolan buah pun dilakukan dengan posisi menjongkok atau membungkuk. Posisi tubuh menjongkok akan menyebabkan pekerja mudah lelah sehingga menghambat dalam pengambilan berondolan buah sawit. Jadi, alat Kuo-Kudol ini diharapkan efektif dalam mengumpulkan dan mengutip /mengambil brondol yang kemudian dimasukkan ke karung sehingga petani bisa lebih mudah, cepat, dan tangan tidak terluka kena duri.
Tim kedua yaitu Heri Firmansah Lumban Toruan dengan nama karya TTG “Si-Pisin (Si-Penyisik Ikan Sederhana) meraih juara harapan I. Alat ini dapat digunakan semua orang, khususnya alat bantu di dapur untuk menyisik ikan dengan mudah, praktis, ringan, dan tidak mengotori lingkungan. Cara penggunaannya pun cukup mudah dengan memasukkan ikan ke dalam kotak kayu, kemudian penyisik ikan digerakkan maju mundur menggunakan tangan.
Tim ketiga yang beranggotakan Wahyu Widianto dan Teguh Satria dengan nama karya TTG “Barau Pintu Penahan Air” meraih juara harapan II. Alat barau pintu penahan air dibuat untuk menghalangi air masuk melalui pintu. Ide ini muncul dari permasalahan banjir yang sering dialami di Pontianak karena curah hujan yang lebat dan air laut pasang. Hal ini tentunya menjadi masalah yang sering dikeluhkan oleh masyarakat. Untuk itu, barau ini diharapkan bisa membantu mengatasi permasalahan tersebut.
Tepat pada Hari Anak Nasional Kota Pontianak tahun 2024, pemenang lomba cipta karya TTG menerima piagam penghargaan. “Semoga alat-alat ini dapat digunakan untuk membantu dan menginspirasi masyarakat. Hal ini juga tentunya menjadi tantangan untuk kami khususnya generasi muda supaya lebih kreatif untuk menginovasi alat ataupun teknologi yang dapat membantu permasalahan masyarakat”, terang Heri Firmansah Lumban Toruan.